Tiga Fase Kehidupan (To Do, To Have, dan To Be)

Tidak ada yang bisa menghentikan waktu. Manusia pun mengalami babak-babak dalam hidupnya. Saat masuk masa dewasa manusia melewati tiga tahapan kehidupan. Ada dimana orang terfokus untuk melakukan sesuatu (to do). Ada saat memfokuskan diri untuk mengumpulkan (to have), dan ada juga yang giat mencari makna hidup (to be). Tidak semua orang mampu melewati atau menyeimbangkan ketiga fase tersebut.

Fase pertama (Fase To Do)
Pada fase ini orang masih sangat produktif, orang bekeraja dengan sangat giat. Banyak orang giat bekerja, kecanduan kerja, membanting tulang sampai mengorbankan banyak hal, tetapi tidak menghasilkan buah yang lebih baik, ini sangat menyedihkan. Ada juga yang menghasilkan buah yang baik sehingga kehidupannya semakin sejahtera dan memasuki fase berikutnya.

Fase ke dua (Fase To Have)
Pada fase ini orang mulai menghasilkan. Banyak orang yang terjebak dalam kesibukan mengumpulkan harta benda saja tetapi tidak mampu menikmati kehidupan. lebih-lebih memberikan arti bagi kehidupannya. Banyak orang masuk ke dalam fase ini, Ia memiliki harta yang banyak, jabatan yang tinggi namun ia kehilangan sisi lain dari kehidupannya entah itu keluarga, kesehatan, waktu luang, bahkan jiwa spiritualnya. Seorang Top management di salah satu perusahaan Top memberikan kejujuran dibalik kesuksesannya. Ia meratapi hubungan dengan kedua anaknya yang semakin memburuk. Ia berujar “Andai saja meja kerja saya mampu bercerita tentang betapa banyak air mata yang menetes di sini, mungkin meja ini bisa bercerita tentang kesepian batin saya…,”.

Fase ketiga (To Be)
Pada fase ini orang tidak hanya bekerja dan mengumpulkan, tapi juga memaknai. Orang terus mengasah kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Seorang dokter berkisah, Ia terobsesi menjadi kaya karena masa kecilnya miskin. Saat umurnya sudah mulai menua, ia seudah memiliki semuanya. Ia ingin mensyukuri dan memaknai hidupnya dengan membuka banyak klinik di desa-desa miskin. Ada juga seorang pebisnis besar yang disamping memiliki kesuksesan bisnis, ia juga memiliki kesibukan membantu dan memberdayakan petani di pedesaan. Keduanya mengaku sangat menikmati pilihannya. Fase ini merupakan fase dimana kita menjadi pribadi yang lebih bermakna. Kita memaknai hidup dengan menjadi makna bagi orang lain. Kita menjadi pribadi yang berharga bukan karena harta yang kita miliki, melainkan apa yang kita bisa berikan bagi orang lain.

Pertanyaan besarnya adalah: Di fase mana hidup kita ini sekarang???

Posted on February 11, 2012, in Manajemen, Motivasi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PradanaNusantara

writing is an art of giving

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

a journey to live a personal legend

But the secret in life is to fall seven times, and rise up eight times

rossaochana

Just another WordPress.com site

Wonojatun - weje26

Saya menulis ketika ingin dan tak ingin, menerjemahkan rasa pada deretan kata.

Jejak Hidayat Nur Wahid

Manusia biasa dihadapan-Nya

Catatan Pemikir Bodoh

krauk-krauk, nyam-nyam...^^

Ladang Pikiran

Learn | People | Nation | Travel | Hobbies | Economics | Agriculture | Insight | Photography | Journey | Personal Life | Thought

dinie hz

ada ilmu yang disimpan dan dibagikan di sini

Cerita Mitra Masyarakat Mandiri

Empowerment l Synergy l Partnership

iko15

Just another WordPress.com site

Ahmadchairullah's Blog

Just another WordPress.com site

Akusmayadi's Weblog

Just another WordPress.com weblog

pelukissenja

Just another WordPress.com site

Anriani's Blog

Just another WordPress.com site

Ginantaka's Blog

Just another WordPress.com site

Hidayat Wali

think globally, act locally, seem ecologically

gmjeep

Just another WordPress.com site

Ariawiyana

Lihat, Dengar, Rasakan

Hendra EG "BAMaker" #BangkitMaju #BAMovement

Inspirator #BangkitMaju yang sarat pengalaman lapangan. Lantang berbicara, sebagai perpaduan akademisi dan praktisi. Menginspirasi dari kisah nyata kehidupan pribadinya. Hendra EG "BAMaker" siap membangunkan anda untuk BANGKIT dan MAJU menjadi lebih baik. Follow @HendraEG

%d bloggers like this: