Leadership Experiences “How to Create Extraordinary Performance Organization”

Pemimpin adalah “jantung” kesuksesan sebuah organisasi tidak peduli apakah itu organisasi kecil seperti sebuah kelompok bermain ataupun organisasi besar bahkan sampai sebuah negara sekalipun. Itulah salah satu kesimpulan yang saya dapatkan selama mengikuti proses pembinaan di Program Pengembangan SDM Strategis (PPSDMS). Kepemimpinan lahir melalui sebuah proses panjang, oleh karena itu pengalaman kepemimpinan merupakan sebuah pengalaman berharga yang akan memberikan sebuah added value bagi orang yang mengalaminya. Tanggung jawab sebagai pemimpin merupakan sebuah tanggung jawab yang besar. Pemimpin harus memiliki intergritas, kredibilitas, mampu membangun visi (shared vision) dan kebersamaan tim yang kuat. Hal inilah yang sangat saya sadari dan saya selalu berusaha untuk meningkatkan leadership capacity saya.

Pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi pengalaman kepemimpinan yang pernah saya alami khususnya ketika memimpin Kementerian Sosial Kemasyarakatan Badan Eksekutif Mahasiswa IPB (BEM KM IPB) tahun 2008-2009. Secara spesifik, pada kesempatan ini saya akan menceritakan fase awal kepemimpinan dan fase saat tekanan dan tantangan datang begitu derasnya yang biasa saya sebut sebagai fase konflik.

Fase awal kepemimpinan merupakan fase yang sangat menentukan, oleh karena itu fase awal kepemimpinan ini haruslah dipersiapkan dengan sangat baik. Saya sangat bersyukur karena pada tahun 2006-2008 saya mendapat kesempatan mengikuti Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS). Melalui program PPSDMS inilah saya mendapatkan berbagai program pelatihan seperti pelatihan kepemimpinan, pelatihan pengembangan diri, pelatihan manajemen organisasi, dialog tokoh, dan berbagai program hebat lainnya. Selain itu saya pun berusaha untuk terus meningkatan wawasan dengan program membaca. Saya sangat tertarik dengan buku-buku yang bertemakan kepemimpinan, manajeman organisasi, motivasi, dan kisah-kisah sukses para pemimpin.

Di awal fase kepemimpinan ini saya berusaha untuk mengaplikasikan apa yang telah saya dapatkan di PPSDMS dan dari buku-buku yang telah saya baca. Beberapa hal yang saya lakukan diantaranya shared vision dan shared values. Visi mempunyai peranan yang sangat penting dalam sebuah organisasi, visi adalah tujuan, harapan, dan cita-cita besar yang akan selalu menginspirasi semua orang di dalam organisasi. Pemahaman yang mendalam mengenai visi akan menghasilkan sebuah kekuatan yang powerful untuk mengikat dan menyatukan seluruh jajaran organisasi untuk mewujudkannya. Shared values merupakan nilai-nilai yang diyakini bersama dan merupakan pedoman utama bagi setiap anggota organisasi. Values memberikan direction dan motivation yang pada akhirnya akan membentuk sebuah strong culture.

Hal berikutnya yang saya lakukan adalah membangun tim yang solid (team synergy) yang memilki ikatan chemistry yang kuat. Hal ini saya awali dengan deep introduce yang benar-benar mendalam diantara seluruh anggota tim sehingga mereka merasa berada dalam sebuah keluarga. Setelah itu kita bersama-sama membuat strategic theme, plans, dan programs yang semuanya disusun berdasarkan pada visi dan misi yang telah ditetapka sebelumnya. Agar tim mampu menjadi tim yang solid saya pun membuat beberapa program dan kelengkapan lainnya, diantaranya Key performance indicator (KPI) yang merupakan panduan indikator dalam pencapain target, KPI dibuat dalam dua aspek yaitu KPI yang berkaitan dengan values dan pelaksanaan program. Saya pun merancang berbagai cohesive activities yaitu aktivitas-aktivitas yang dapat merekatkan kebersamaan tim seperti social gathering, out bond. Hal lain yang dilakukan adalah apa yang saya sebut dengan RRC (reward, recognition, and celebration). RRC akan menumbuhkan motivasi intrinsik dan pada gilirannya akan memumbuhkan kesolidan tim itu sendiri. Semua hal tersebut diatas saya susun dalam sebuah buku panduan sederhana yang memungkinkan untuk dibawa kemana saja, dibaca kapan saja, dan akan selalu menjadi pengingat bagi semua anggota tim.

Fase berikutnya yang akan saya ceritakan adalah apa yang saya sebut sebagai fase konflik. Fase ini ditandai dengan tekanan yang sangat keras karena padatnya kegiatan, minimnya dana, dan berbagai kendala lainnya. Ada beberapa hal yang saya lakukan untuk menghadapi fase sulit ini. Setelah sebelumnya diawali dengan fase awal kepemimpinan yang baik, saya pun senantiasa berusaha untuk meningkatkan leadership capacity saya terutama dengan membaca buku, mengikuti berbagai seminar, workshop, dan pelatihan kepemimpinan. Secara jujur saya akui sebanarnya tidak ada hal yang terlalu “menakutkan” di fase ini, fase ini hanya menuntut kita untuk bekerja lebih keras dari biasanya dan senantisa selalu siap untuk menghadapi perubahan. Dengan fondasi awal yang kokoh yang ditanamkan kepada setiap anggota tim, mereka selalu siap untuk bekerja lebih keras dan siap menghadapi perubahan.

Satu hal penting yang selalu saya ingat dan berusaha untuk dikerjakan adalah “tugas terbesar dari seorang pemimpin adalah menciptakan sebanyak mungkin pemimpin di dalam organisasinya”. Kunci utama dari hal ini adalah empowerment. Inilah rahasia sukses dari beberapa perusahaan besar yang mampu menciptakan SDM yang kompeten melalui empowerment process dan ini pula lah yang saya lakukan terhadap tim saya. Melalui empowerment ini terciptalah SDM yang memiliki kualitas kepemimpinan dan kompetensi yang tinggi, dapat anda bayangkan bagaimana sebuah tim yang diisi oleh anggota yang memiliki kualitas kepemimpinan dan kompetensi yang tinggi tentunya tim itu benar-benar menjadi an extraordinary performance organization. SDM yang memiliki kualitas kepemimpinan dan kompetensi inilah sebenarnya kunci sukes sebuah organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan.

Posted on January 16, 2011, in Manajemen. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PradanaNusantara

writing is an art of giving

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

a journey to live a personal legend

But the secret in life is to fall seven times, and rise up eight times

rossaochana

Just another WordPress.com site

Wonojatun - weje26

Saya menulis ketika ingin dan tak ingin, menerjemahkan rasa pada deretan kata.

Jejak Hidayat Nur Wahid

Manusia biasa dihadapan-Nya

Catatan Pemikir Bodoh

krauk-krauk, nyam-nyam...^^

Ladang Pikiran

Learn | People | Nation | Travel | Hobbies | Economics | Agriculture | Insight | Photography | Journey | Personal Life | Thought

dinie hz

ada ilmu yang disimpan dan dibagikan di sini

Cerita Mitra Masyarakat Mandiri

Empowerment l Synergy l Partnership

iko15

Just another WordPress.com site

Ahmadchairullah's Blog

Just another WordPress.com site

Akusmayadi's Weblog

Just another WordPress.com weblog

pelukissenja

Just another WordPress.com site

Anriani's Blog

Just another WordPress.com site

Ginantaka's Blog

Just another WordPress.com site

Hidayat Wali

think globally, act locally, seem ecologically

gmjeep

Just another WordPress.com site

Ariawiyana

Lihat, Dengar, Rasakan

Hendra EG "BAMaker" #BangkitMaju #BAMovement

Inspirator #BangkitMaju yang sarat pengalaman lapangan. Lantang berbicara, sebagai perpaduan akademisi dan praktisi. Menginspirasi dari kisah nyata kehidupan pribadinya. Hendra EG "BAMaker" siap membangunkan anda untuk BANGKIT dan MAJU menjadi lebih baik. Follow @HendraEG

%d bloggers like this: