PENGINDUSTRIAN KEANEKARAGAMAN PANGAN “Menuju Ketahanan Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal”

Undang-undang No.7 tahun 1996 tentang pangan mengartikan ketahanan pangan sebagai ”kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup,baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau.” Sedangkan di dalam GBHN 1999-2004 dinyatakan bahwa peningkatan ketahanan pangan dilaksanakan dengan berbasis sumber daya pangan, kelembagaan, dan budaya lokal, dengan memperhatikan pendapatan para pelaku usaha skala kecil, dengan pengaturan yang didasari undang-undang. Hal ini mengisyaratkan bahwa kebutuhan pangan sejauh mungkin harus dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri, dengan mengandalkan keunggulan sumber daya, budaya, dan kelembagaan.

Satu nilai penting dari ketahanan pangan adalah berbasis sumber daya lokal (local indigenus). Yang dimaksud dengan berbasis sumber daya lokal adalah ”sekelompok pengetahuan, teknologi, sumber yang ada dan dikembangkan di dalam, sekitar, dan atau oleh masyarakat tertentu di lokasi yang tertentu pula. Indonesia memiliki potensi sumber daya lokal yang sangat besar, hal ini tercermin dari luasnya wilayah Indonesia dan beragamnya budaya dan suku  bangsa yang ada di dalamnya.  Sumber daya lokal ini menggambarkan potensi lokal dan ciri khas daerah masing-masing.

Potensi sumber daya lokal Indonesia yang sangat besar , ini menjadi kekuatan tersembunyi bagi ketahann pangan nasional. Kemelimpahan keragaman itu diantaranya Beras Cianjur, Jeruk Medan, Markisa Makasar, Asinan Bogor, Kopi Lampung, Madu Sumbawa, Dodol Garut, Sagu Papua, Talas Bogor, Jagung Madura, Peuyeum Bandung, Bubur Manado, disamping itu berbagai tanaman yang tumbuh melimpah di semua daerah seperti Ubi Jalar, singkong, dan berbagai taaman umbi-umbian lainnya.

Namun sampai saat ini potensi-potensi sumber daya lokal ini belum banyak dimanfaatkan. Diperlukan adanya identifikasi potensi keunggulan daerah  dengan memperhatikan potential resorces (lingkungan, teknologi, dan masyarakat), sosio-kultur lingkungan dalam kerangka struktur ekonomi dareah, dan dinyatakan secara tegas sebagai komitmen pemerintah daerah.

Perlu adanya komitmen politik dari pemerintah dareah dan masyarakat dalam pengembangan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Pemerintah daerah perlu melakukan upaya eksplorasi dan pemanfaatan potensi bahan lokal unggul, perbaikan budidaya, pengolahan, dan pengemasan, pengembangan pemasaran produk lokal unggul, dan perlu adanya upaya pengangkatan pamor dan citra produk pangan lokal.

Hal lain yang juga tidak kalah penting adalah perlunya dikembangkan pengindustrian aneka ragam pangan berbasis sumber daya lokal. Hal ini menuntut adanya kerjasama dari berbagai elemen yang terkait seperti pemerintah daerah, lembaga penelitian, industri, perguruan tinggi, LSM, dan masyarakat.

Banyak contoh yang dapat diambil pelajarannya dari sinergisasi berbagai elemen dalam mengembangkan pengindustrian anekaragam pangan berbasis sumber daya lokal, salah satu contoh yaitu program ”buy california” yang dilakukan California Amerika Serikat. Pemerintah daerah, lembaga penelitian, dan industri mempunyai visi bersama untuk mensukseskan program ini, maka munculah berbagai kegiatan yang sinergis dari mulai penelitian, penanaman, investasi, pemasaran, sampai kampanye-kampanye pemasaran pada berbagai atribut umum seperti kendaraan, papan reklame, iklan yang bertuliskan ”Buy California”.

Posted on September 7, 2010, in Pertanian dan Teknologi Pangan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PradanaNusantara

writing is an art of giving

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

a journey to live a personal legend

But the secret in life is to fall seven times, and rise up eight times

rossaochana

Just another WordPress.com site

Wonojatun - weje26

Saya menulis ketika ingin dan tak ingin, menerjemahkan rasa pada deretan kata.

Jejak Hidayat Nur Wahid

Manusia biasa dihadapan-Nya

Catatan Pemikir Bodoh

krauk-krauk, nyam-nyam...^^

Ladang Pikiran

Learn | People | Nation | Travel | Hobbies | Economics | Agriculture | Insight | Photography | Journey | Personal Life | Thought

dinie hz

ada ilmu yang disimpan dan dibagikan di sini

Cerita Mitra Masyarakat Mandiri

Empowerment l Synergy l Partnership

iko15

Just another WordPress.com site

Ahmadchairullah's Blog

Just another WordPress.com site

Akusmayadi's Weblog

Just another WordPress.com weblog

pelukissenja

Just another WordPress.com site

Anriani's Blog

Just another WordPress.com site

Ginantaka's Blog

Just another WordPress.com site

Hidayat Wali

think globally, act locally, seem ecologically

gmjeep

Just another WordPress.com site

Ariawiyana

Lihat, Dengar, Rasakan

Hendra EG "BAMaker" #BangkitMaju #BAMovement

Inspirator #BangkitMaju yang sarat pengalaman lapangan. Lantang berbicara, sebagai perpaduan akademisi dan praktisi. Menginspirasi dari kisah nyata kehidupan pribadinya. Hendra EG "BAMaker" siap membangunkan anda untuk BANGKIT dan MAJU menjadi lebih baik. Follow @HendraEG

%d bloggers like this: