MODAL SOSIAL DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT INDONESIA

Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa besar apabila ditinjau dari aspek luas wilayah, ketersediaan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Namun sampai saat ini bangsa Indonesia masih tertinggal jangankan dari Negara maju seperti Amerika Seikat, Jepang, Jerman oleh Negara tetangga saja seperti Singapura, Malaysia, Thailand bahkan oleh Vietnam pun Indonesia sudah tertinggal. Pencapaian pembangunan Indonesia selalu terpuruk. Pemerintahan silih berganti, tetapi Indonesia seperti jalan di tempat. Pengangguran terus bertambah. Kemiskinan semakin sulit dikendalikan. Kriminalitas meningkat di mana-mana. Investasi swasta semakin sulit berkembang. Perusahaan-perusahaan industri dalam negeri semakin sulit bersaing

Sebenarnya Indonesia tidaklah miskin, sumber daya alam melimpah ruah tengoklah perkebunan Indonesia seperti karet, kelapa sawit, kakau, ataupun hasil tambang seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, emas semuanya terdapata dalam jumlah besar di Indonesia. Wilayah Indonesia yang luas dengan garis pantai dan lautan yang luas memungkinkan sector perikanan berkembang, ditambah lagi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang lebih dari 200 juta jiwa. Namun mengapa bangsa Indonesia masih mengalami keterpurukan?

Patut menjadi sebuah pertanyaan apakah sumber daya alam yang melimpah ruah itu telah habis sehingga masyarakat Indonesia tidak dapat lagi memanfaatkan untuk kemakmuran dan kemajuan bangsa Indonesia? Ataukah yang telah habis itu adalah keinginan masyarakat untuk bergerak bersama memanfaatkan dan mengelola SDA itu untuk kemakmuran mereka sendiri?. Banyak masyarakat yang berteriak menuntut pembangunan sarana kebersihan di desanya atau memuntut pembangunan dan perbaikan sarana transportasi, sementara mereka tidak bergerak bersama untuk melakukan hal itu. Mereka hanya berdiam diri menunggu datangnya bantuan dari pemerintah

Kebersamaan masyarakat saat ini hanya terbatas untuk urusan-uruan perayaan kematian, perkawinan, dan tahlilan. Kehidupan memberi warna dikotomistik. Di satu sisi, untuk acara-acara ritual terlihat ada kebersamaan. Di sisi lain, untuk meningkatkan mutu kehidupan bersama, mereka menunjukkan sikap hidup individual. Tidak terlihat kepedulian dan kebersamaan untuk mengatasi berbagai masalah ekonomi, sosial dan lingkungan fisik yang muncul dan membelenggu kehidupan mereka. Kondisi ini mencerminkan bahwa masyarakat sedang tertimpa penyakit yang sangat kronis, yaitu hilangnya kebersamaan dan energi kelompok karena hilangnya Social Capital (Modal Sosial).

Modal sosial merupakan hal yang sangat penting dalam mengatasi masalah tersebut. Secara sederhana modal sosial dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang membuat masyarakat atau sekelompok orang bergerak untuk mencapai tujuan bersama. Di dalam prosesnya gerakan itu ditopang oelh nilai dan norma yang khas yaitu trust, saling memberi dan menerima, toleransi, penghargaan, partisipasi, serta nilai-nilai positi yang dapat membawa kemajuan bersama.

Inilah ternyata yang menjadi aspek penting untuk kemajuan bangsa ini. Selama ini program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tidak berhasil dengan baik karena tidak adanya dukungan bersama dari masyarakatnya, pemerintah hanya bekerja sendiri mamajukan suatu daerah yang ternyata di daerah tersebut tidak ada keinginan bersama untuk maju. Sangat mengerikan sekali jika hal ini telah merasuk ke semua masyarakat Indonesia dan menjadi budaya masyarakat.Untuk itu maka hendaknya modal sosial ini harus menjadi hal yang prioritas untuk dibangun dan diinternalisasikan kepada masyarakat Indonesia. Hal ini hendaknya menjadi agenda utama pemerintah

Untuk dapat membangun modal sosial dengan baik diperlukan beberapa unsur pendukung salah satunya adalah pendidikan. Pendidikan berperan sangat penting untuk membangun kesadaran, kecerdasan dan menanamkan nilai-nilai positif  kepada masyarakat Indonesia. Tanpa adanya kesadaran, kecerdasan, dan nilai-nilai positif pada masyarakat Indonesia mustahil modal sosial dapat dibangun di masyarakat Indonesia.

Selain itu kepemimpinan (leadership) memegang peranan yang penting dalam membangun modal sosial bangsa ini. Seorang pemimpin harus mampu memimpin masyarakatnya, menyatukan visi, membangun kesadaran dan kecerdasan masyarakat, dan mampu menggerakan mereka untuk bersama-sama bergerak membangun masyarakatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s