DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP MEKANISASI PERTANIAN

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dicanangkan mulai 1 Juni 2008 oleh pemerintah SBY-JK sebesar 27,5%-30% berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, salah satunya adalah pada proses penggunaan alat mesin pertanian oleh petani, nelayan, ataupun pengusaha agroindustri. Dampak tersebut sudah dirasakan sebelum diputuskannya kebijakan penaikan harga tersebut, karena peraturan tentang jual beli bahan bakar minyak telah dikeluarkan oleh kementrian ESDM dan dilanjutkan oleh PERTAMINA khususnya tentang pelarangan pembelian bahan bakar minyak menggunakan drigen atau wadah lainnya selain menggunakan langsung dengan kendaraan bermotor sendiri. Peraturan ini dibuat untuk mengamankan dan mengefektifkan sasaran subsidi bahan bakar minyak bagi pengguna kendaraan bermotor.

Maka dari itu, naik atau tidaknya harga BBM akan berdampak pada dua hal :

Jika tidak naik tetapi peraturan jual beli itu ada, maka petani akan kesulitan membeli bahan bakar minyak untuk keperluan operasional alat mesin pertanian (traktor/tenaga penggerak, mesin perontok, pengering/blower, penggiling, motor untuk perahu dan alat mesin lainnya) karena selama ini petani membeli bahan bakar menggunakan wadah sementara yang selanjutnya dibawa ke lahan untuk diisikan pada mesin. Jika peraturan ini ditetapkan, maka petani terpaksa harus membawa traktor/alat mesin lainnya ke tempat penjualan bahan bakar/POM atau harus menggunakan kendaraan bermotor terlebuh dahulu dan menyedotnya di lahan untuk disalurkan ke alat dan mesin pertanian. Sungguh keadaan ini sangat menyulitkan petani. Dampak terbesarnya adalah petani semakin enggan untuk menggunakan alat dan mesin pertanian sehingga pada akhirnya mekanisasi pertanian dapat kembali ditinggalkan. Jika sudah ditinggalkan, maka produktivitas efisiensi, mutu dan efektifitas pertanian/pangan yang selama ini diusahakan dengan alat mesin akan terhambat kembali.

Jika harga menjadi naik dan peraturan jual beli tersebut ada, maka dampaknya bukan hanya seperti yang di atas, tetapi berdampak pula pada kenaikan biaya produksi yang dibebankan pada petani unutk mengolah lahan, budidaya dan produksi pengolahan hasil pertanian. Dampaknya setelah itu adalah harga jual hasil pertanian akan meningkat dan kenaikan harga bahan makanan yang dibebankan pada masyarakat konsumen. Selain dampak kenaikan harga, mahalnya ongkos operasional alat mesin pertanian berdampak pada semakin enggannya petani menggunakan alat mesin pertanian dan berdampak sama seperti di atas yaitu terhambatnya mekanisasi pertanian dan kendala peningkatan produktivitas hasil pertanian, efisiensi, mutu dan efektifitas.

Untuk itu perlu adanya sebuah kebijakan pemerintah tentang sistem yang menjamin untuk aksesibilitas petani untuk mendapatkan bahan bakar minyak dalam hal kemampuan daya beli ataupun kemudahan mendapatkan, misalnya pemberian kartu khusus petani untuk dapat membeli solar atau bensin dengan jerigen, ataupun system penyaluran solar / premium yang baik dan mampu menjangkau petani.

Posted on September 7, 2010, in Sosial Kemasyarakatan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PradanaNusantara

writing is an art of giving

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

a journey to live a personal legend

But the secret in life is to fall seven times, and rise up eight times

rossaochana

Just another WordPress.com site

Wonojatun - weje26

Saya menulis ketika ingin dan tak ingin, menerjemahkan rasa pada deretan kata.

Jejak Hidayat Nur Wahid

Manusia biasa dihadapan-Nya

Catatan Pemikir Bodoh

krauk-krauk, nyam-nyam...^^

Ladang Pikiran

Learn | People | Nation | Travel | Hobbies | Economics | Agriculture | Insight | Photography | Journey | Personal Life | Thought

dinie hz

ada ilmu yang disimpan dan dibagikan di sini

Cerita Mitra Masyarakat Mandiri

Empowerment l Synergy l Partnership

iko15

Just another WordPress.com site

Ahmadchairullah's Blog

Just another WordPress.com site

Akusmayadi's Weblog

Just another WordPress.com weblog

pelukissenja

Just another WordPress.com site

Anriani's Blog

Just another WordPress.com site

Ginantaka's Blog

Just another WordPress.com site

Hidayat Wali

think globally, act locally, seem ecologically

gmjeep

Just another WordPress.com site

Ariawiyana

Lihat, Dengar, Rasakan

Hendra EG "BAMaker" #BangkitMaju #BAMovement

Inspirator #BangkitMaju yang sarat pengalaman lapangan. Lantang berbicara, sebagai perpaduan akademisi dan praktisi. Menginspirasi dari kisah nyata kehidupan pribadinya. Hendra EG "BAMaker" siap membangunkan anda untuk BANGKIT dan MAJU menjadi lebih baik. Follow @HendraEG

%d bloggers like this: